Akibat insiden pengeroyokan terhadap Prada Lukman, sejumlah oknum prajurit TNI mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat. Tujuan awalnya untuk memastikan para tersangka pengeroyokan telah ditangani secara serius.

Namun, karena semakin banyak prajurit TNI yang datang, Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat kemudian menghubungi Garnisun untuk membantu memberikan pengertian kepada prajurit TNI.

“Setelah pulang, tiba-tiba sekitar pukul 01.00 WIB, diletakkan di depan Polres dalam kondisi terluka akibat pemukulan atas empat korban. Jadi setelah melakukan pemukulan, kami segera mengevakuasi korban ke RS Hermina Kemayoran,” terang Susatyo.

Atas adanya keterlibatan prajurit TNI, Komandan Polisi Militer Kodam Jaya Kolonel Cpm. Irsyad Hamdie Bey Anwar memastikan pihaknya bakal mengusut penganiayaan yang dilakukan sejumlah prajurit TNI di depan Polres Metro Jakarta Pusat itu.

“Jumlah yang mengeroyok orang-orang ini, kita belum bisa tentukan. Tapi yang diamankan Pomdam ini ada 8 orang, ditambah mungkin sore ini lagi 6 orang. Nanti akan kita pisah-pisahkan apa terlibat langsung atau hanya ikut-ikutan,” tutur Irsyad.

Irsyad memastikan sejumlah prajurit TNI juga telah diamankan dan saat ini masih menjalani proses pemeriksaan intensif. Termasuk mendalami motif mereka melakukannya di depan kantor kepolisian.

“Masih lakukan pemeriksaan. Hukum seberat-beratnya pasal penganiayaan, mungkin akan berpotensi dipecat,” ujar Irsyad.

 

Reporter: Bachtiarudin Alam

Sumber: Merdeka.com



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *