Liputan6.com, Jakarta – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan TNI AL menggelar Program Ekspresi yaitu kegiatan pesantren kilat Ramadhan 1445 H. Kepala BPKH ,Fadlul Imansyah menilai, kegiatan tersebut adalah sarana untuk menyiapkan generasi muda tangguh yang mampu mengarungi kehidupan.

“Salah satu langkah penting (dalam kehidupan) yang dapat dilakukan adalah dengan menabung haji sejak muda,” kata Fadlul di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, seperti dikutip Jumat (29/3/2024).

Fadlul meyakini, kerja sama antara BPKH, BAZNAS dan TNI AL mampu membangun kesadaran pelajar untuk menyegerakan daftar haji sejak muda. Sebab masa tunggu pemberangkatan haji reguler kini memakan waktu 20 hingga 30 tahun. Artinya dibutuhkan fisik kuat saat berangkat haji.

“Jika dipersiapkan sejak muda maka fisik masih kuat ketika berangkat haji,” turur dia.

Fadlul percaya, jika para peserta bisa terinspirasi dari kegiatan pesantren untuk ikut mendaftar haji selagi muda, maka Insya Allah bisa menjadi masalahat untuk keluarga, dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

“Jadi mudah-mudahan dengan semakin banyaknya anak-anak bangsa yang turut serta untuk registrasi dan menjadi calon haji di usia muda, dapat meningkatkan mentalitas dan jiwa kebangsaan, serta keislaman dan ketaatan pada bangsa, negara, dan agama,” ungkap dia.

Pada kesempatan yang sama Ketua BAZNAS RI KH. Noor Achmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AL dan BPKH atas dukungan terhadap Program Ekspresi BAZNAS tahun 2024.

“BAZNAS berterima kasih atas dukungan dari TNI AL dan BPKH dalam Program Ekspresi yang sudah dimulai sejak tahun lalu. Ekspresi ini kami harapkan dapat mengenalkan zakat kepada pelajar sehingga di masa depan dapat menjadi muzaki muzaki baru yang bersama-sama menyejahterakan umat,” ujar Kiai Noor.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *