Liputan6.com, Jakarta Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menyebutkan, potensi mobilitas masyarakat pada mudik Lebaran tahun ini akan meningkat pesat, lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, dirinya mendorong segenap Roadster Jasa Marga untuk mengantisipasi dengan serius, menyiapkan upaya antisipasi dan strategi pelayanan operasi yang efektif untuk menjamin kelancaran, keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bagi para pengguna jalan tol.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo dan yang juga menjadi fokus Pemerintah, seluruh sarana dan prasarana transportasi harus dipersiapkan dengan memperhatikan ketersediaan BBM, aspek pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang, dalam rangka mewujudkan Mudik Ceria Penuh Makna sesuai tagline dari pelayanan Lebaran tahun ini,” ujar Subakti dalam Upacara Kick Off Tim Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Hari Raya Idul Fitri 1445H/Tahun 2024 yang diselenggarakan di lapangan Museum Purna Bhakti, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Kamis (25/03).

Kick Off Satgas Jasa Marga Siaga Hari Raya Idul Fitri 1445H untuk menunjukkan kesiapan layanan operasional Jasa Marga yang diwujudkan melalui peningkatan kuantitas dan kualitas layanan terutama dalam mengantisipasi peningkatan mobilitas pada periode libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1445H.

Upacara tersebut turut dihadiri jajaran Direksi Jasa Marga yaitu Direktur Utama Subakti Syukur, Direktur Operasi Fitri Wiyanti, Direktur Bisnis Reza Febriano, Direktur Pengembangan Usaha M. Agus Setiawan, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pramitha Wulanjani, serta para Group Head Kantor Pusat maupun Direksi Anak Perusahaan Jasa Marga Group.

Subakti juga menekankan beberapa aspek yang perlu menjadi perhatian tim Satgas Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran 2024 di antaranya memastikan kesiapan pelayanan operasi, memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan, menyiapkan strategi antisipasi dan cara bertindak untuk penanganan pada situasi darurat seperti cuaca ekstrem, mengendalikan flow dan kepadatan di rest area.

Selanjutnya, membatasi kegiatan konstruksi di jalan tol selama masa operasional pelayanan Lebaran, memastikan kesiapan jalur fungsional yang akan digunakan serta mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam melakukan monitoring dan pengolahan data kondisi lalu lintas terkini dengan memanfaatkan platform dan aplikasi yang tersedia yaitu Jasa Marga Integrated Digitalmap (JID) dan aplikasi Travoy.

“Selain itu untuk menjadi perhatian ialah menjaga koordinasi dengan Kepolisian, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, dan seluruh stakeholder terkait lainnya dalam melakukan pemantauan arus lalu lintas di jalan tol, serta tindakan-tindakan lainnya yang diperlukan dalam menjaga kualitas layanan dan kinerja operasional. Dengan langkah mitigasi yang disiapkan serta diimbangi dengan koordinasi intens ini, mari kita wujudkan mudik ceria penuh makna,” tutur Subakti.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *