Liputan6.com, Jakarta – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo menegur Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  Rahmat Bagja dalam sidang perselisihan hasil pilpres 2024. Suhartoyo menanyakan pada Bagja mengantuk saat sidang.

Momen itu terlihat usai ahli dari Prabowo-Gibran, Margarito Kamis, memberikan keterangannya di ruang sidang MK, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2024). 

Semula, Suhartoyo mempersilakan peserta sidang untuk melakukan pendalaman terhadap ahli, salah satunya Bawaslu. Namun, Suhartoyo melihat kondisi Bagja yang terlihat sedang tertunduk.

“Dari Bawaslu tidak? Ngantuk ya Pak Ketua itu?” tanya Suhartoyo.

Seketika, Bagja terlihat menegakkan badannya. Dia lalu kembali menyimak persidangan.

Pada sidang di MK pada Rabu, 3 April 2024 kemarin, Suhartoyo juga menegur Ketua Bawaslu Rahmat Bagja apakah tertidur saat sidang.

Momen itu terjadi usai ahli dari tim Ganjar-Mahfud, Risa Permana Deli memberikan keterangan saat sidang. Mulanya, pihak pemohon memberikan pertanyaan kepada ahli.

Setelah itu, terlihat hakim Suhartoyo menegur Bawaslu. Suhartoyo bertanya apakah Bawaslu tertidur saat sidang.

“Baik, Bawaslu itu tidur, Pak Ketua?” tanya Suhartoyo.

Suhartoyo bertanya apakah Bawaslu mau menyampaikan pertanyaan juga kepada ahli.

“Mau bertanya tidak?” ucap Suhartoyo.

Merespons itu, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan dirinya tidak memiliki pertanyaan kepada ahli.

Kemudian, Suhartoyo mempersilakan pihak terkait atau tim hukum Prabowo-Gibran untuk mengajukan pertanyaan.

“Baik, dari pihak terkait?” tanya Suhartoyo.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku siap jadi saksi dalam sidang sengketa pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi. Hal itu disampaikan Listyo Sigit saat menanggapi permintaan tim hukum Ganjar-Mahfud MD.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *