Mantan Wali Kota Semarang ini mengajak para santri memahami peluang usaha yang ada pada aktivitas pengadaan barang atau jasa pemerintah, khususnya melalui platform e-Katalog.

Ia menjelaskan, proses pengadaan pemerintah saat ini sudah tidak rumit seperti yang dikira banyak orang karena LKPP saat ini mendorong metode E-Purchasing untuk bisa dikedepankan.

“Cara untuk menayangkan produk di E-Katalog hanya dua tahap saja, cukup minta akun di LPSE setempat untuk login di portal e-Katalog terus tinggal menayangkan produk yang mau ditawarkan lalu kasih harganya,” ucapnya.

“Intinya jika ingin menjadi santripreneur harus semangat, karena peluangnya terbuka lebar sekali,” imbuh Hendrar.

Dirinya pun memberikan tips kepada para santri agar membuat produk yang berkualitas terlebih dahulu dan barang tersebut didaftarkan ke katalog elektronik.

“Jadi pertama produk yang dibuat itu harus punya kualitas, konsisten untuk sisi harga dan kualitas, kemudian selaras dengan momentum dan peluang yang ada,” ujar Hendrar. 

“Supaya BPK kemudian bisa melihat ada produk, misalkan katakanlah sapu, kekuatan temen-temen santri Az-Zuhri, cek kualitasnya bagus harganya bagus ya itu transaksi langsung,” jelasnya.

 

(*) 



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *