Di sisi lain, Hermansyah menegaskan bahwa Pertamina tidak akan mentolerir perbuatan arogan yang dilakukan Arie Febriant. Mewakili perusahaan, dia kembali mengucapkan permintaan maaf atas kasus yang terjadi.

“Pertamina senantiasa mengedepankan perilaku yang beretika serta tidak mentolerir tindakan yang tidak sesuai hukum dan etika. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” kata dia.

Sebab, lanjut Hermansyah, dalam kehidupan sehari-hari pekerja Kilang Pertamina Internasional senantiasa diwajibkan menjaga perilaku sesuai dengan tata nilai akhlak, termasuk menjaga kesopanan dan etika saat berperilaku.

“Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada kami untuk terwujudkan perilaku pekerja yang lebih mencerminkan etika sopan santun dalam berperilaku,” ujarnya.

 

Reporter: Bachtiarudin Alam

Merdeka.com



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *