Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan memberikan izin kegiatan pasar tumpah malam takbiran menggunakan akses sepanjang Jalan Naming Bothin, Pancoran Mas, Depok. Pasar tumpah malam takbiran dinilai mampu meningkatkan perekonomian dan pemasaran produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri mengatakan, pasar tumpah malam takbiran merupakan pasar yang diadakan setiap malam hari raya Idul Fitri. Keberadaan pasar tersebut dinilai membantu pedagang maupun UMKM memasarkan produknya kepada masyarakat.

“Ya, kita tetap ada kan di belakang balai kota itu ya atau Jalan Naming Botin,” ujar Supian Suri, Senin (8/4/2024).

Supian Suri menjelaskan, pasar tumpah malam takbiran menjadi prioritas Pemerintah Kota Depok dalam perputaran roda ekonomi masyarakat. Nantinya akan dibuatkan suatu aturan untuk mencegah dampak kemacetan terhadap jalan penyangga lainnya.

“Insya Allah kita nggak terganggu karena kita cukup menggunakan Jalan H Naming Bothin, tidak melebar sampai ke Jalan Dewi Sartika,” jelas Supian Suri.

Pemerintah Kota Depok telah melakukan evaluasi terhadap pasar tumpah malam takbiran dari tahun lalu. Kegiatan pasar tumpah malam takbiran sudah menjadi agenda tahunan yang diharapkan pedagang maupun masyarakat.

“Pedagang yang punya barang untuk jualan berharap laku, pembeli berharap dapat barang yang bagus dan murah gitu ya,” ucap Supian.

Kelangkaan dan tingginya harga beras di pasaran kian meluas. Di Magetan, Jawa Timur, puluhan warga harus antre berjam-jam untuk bisa membeli beras murah. Sejumlah ibu yang gagal mendapatkan beras murah lalu menumpahkan kekecewaannya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *