Liputan6.com, Jakarta Dirut Jasa Raharja, Rivan A Purwanto menyerahkan santunan sebesar Rp50 juta kepada satu ahli waris korban kecelakaan beruntun di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 58+600, Karawang, Jawa Barat.

Santunan tersebut diserahkan setelah Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi dan mengetahui identitas satu jasad korban kecelakaan, yakni atas nama Najwa Devira umur 22 tahun, asal Bogor.

Menurut Rivan, sesuai Undang-Undang 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, seluruh korban kecelakaan tersebut terjaminsantunan Jasa Raharja.

“Namun, santunan meninggal dunia akan diserahkan kepada ahli waris yang sah setelah hasil identifikasi keluar dari Kepolisian,” kata dia dalam keterangannya, Rabu (10/4/2024).

Rivan menuturkan, dari 12 korban meninggal dunia, hingga saat ini baru ada satu korban yang telah diidentifikasi dan diverifikasi.

“Oleh karena itu untuk penyerahan santunannya kami akan menunggu kepastian identifikasi dari Tim DVI. Jadi begitu ada korban baru yang teridentifikasi, maka Jasa Raharja langsung memproses penyerahan santunannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, 12 korban tewas kecelakaan KM 58 disebutkan alami luka bakar 90 hingga 100 persen.

“Kondisi luka bakar jenazah 90-100 persen, dalam kondisi hangus,” kata Kabid Dokkes Polda Jawa Barat Kombes Nariyana, Selasa (9/4/2024).



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *