Liputan6.com, Jakarta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait telah mempersiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas jelang puncak arus balik Lebaran 2024 yang diprediksi terjadi pada Senin (15/4/2024) malam ini.

“Nanti malam adalah puncak dari arus balik dan harapan kita semua siap untuk memberikan pelayanan,” kata dia saat jumpa pers di GT Cikampek Utama KM 70.

Kapolri mengungkapkan, pelayanan nantinya akan berfokus untuk mengatur pemudik yang akan balik ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. Di mana, dari data yang ada kemungkinan ada peningkatan sekitar 18 persen pemudik yang kembali dibanding tahun sebelumnya.

“Sehingga potensi kenaikan tadi sudah diprediksi sekitar 18 persen dari tahun 2023 dan ini mau tidak mau menjadi PR (pekerjaan rumah),” ungkap Sigit.

Oleh sebab itu, dia menyebut pihaknya telah menyiapkan jalur arteri sebagai rute alternatif menuju Jakarta. Opsi ini dipakai apabila ruas tol terjadi kemacetan parah saat arus balik Lebaran 2024.

“Apabila nanti terjadi kepadatan dan kemudian lalu lintas tidak bisa bergerak atau stuck, maka kita akan buka untuk masuk jalur arteri untuk beberapa waktu,” kata Sigit.

Penggunaan opsi rute alternatif jalan arteri itu akan dipakai dengan melihat volume kendaraan yang melintas di tol. Apabila mengalami macet tidak bergerak, maka akan dialihkan ke arteri.

“Itu pun juga kita atur kalau memang di jalur arteri maksimal itu per jamnya hanya 800 kendaraan, apabila lebih dari itu kita tidak akan masukkan,” jelas Sigit.

“Tentunya akan kita lakukan dengan hati2 dengan menghitung dari sisi kepadatan yang ada dan daya tampung di jalur tol dan jalur arteri sehingga kemudian 2-2nya bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

 



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *