Politikus asal Yogyakarta ini tak menjelaskan kapan pertemuan antara Megawati dan Jokowi. Dia justru menyinggung soal demokrasi dan konstitusi.

“Ketika konstitusi sudah dikhianati, ketika demokrasi sudah dikebiri, ketika supremasi hukum sudah dilanggar, lalu spirit antinepotisme, kolusi, dan korupsi kemudian bersemai dengan dukungan kekuasaan, apakah ini kita biarkan? Lalu sebagai bangsa pejuang, kita kan punya suatu prinsip,” jelas Hasto.

Dia pun seolah memberi tanda bahwa tak akan ada pertemuan antara Megawati dan Jokowi.

“Kami menjadi benteng demokrasi, sehingga pertemuan hanya dilakukan terhadap orang-orang yang memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, kedaulatan rakyat. Itu yang memperjuangkan demokrasi,” kata Hasto.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *